http://entertainment.kompas.com/read/2013/04/26/10261641/Uje.Terluka.di.Bagian.Muka?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktswp
Nasib manusia ditentukan oleh perbuatan dirinya sendiri dan orang yang bertemu dengannya. Tuhan atau Allah tidak mengaturnya.
Jika kita selama hidup ber hati2 dan waspada kita akan mencegah kecelakaan yg diakibatkan oleh kita terhadap orang lain. atau diri sendiri. Kita hanya menjadi celaka jika kita bertemu dengan orang yang tidak ber hati2 atau teledor, atau berniat jahat... itu pun kita masih bisa selamat jika kita begitu waspadanya sehingga jika ada gejala orang yang teledor atau berniat jahat kita masih bisa menghindari.musibah yg tidak kita ingini.Celaka kemungkinan besar terjadi jika itu 0% kemungkinan keselamatan kita masih ada ditangan kita. Misalnya kalau kita berada di pesawat...sepenuhnya keselamatan kita tergantung pada pilot, kondisi kapal terbang, dan cuaca.
Dalam hal peristiwa Uje, Uje sudah menggaris bawahi keselamatan dirinya dan keselamatan orang di sekitar jalan Gedong Hijau bukan lagi tergantung dari dirinya, tapi tergantung pada untung2an, karena mengendarai
motor dg tenaga mesin hampir seperti motor di MotoGp di daerah perumahan dg kecepatan tinggi dan dalam keadaan sakit atau tidak sehat...Dalam hal ini yang menjadi korban dirinya sendiri, juga merugikan Istri ,anaknya, pengagumnya, dan umat Islam, untung lokasi masih sepi jadi tidak ada korban yang ikut tertabrak atau celaka akibat musibah ini,,,,Tidak seperti peristiwa Tugu Pak Tani yang banyak memakan korban.
Semoga Arwah nya di terima di sisi Tuhan...dan buat yang ditinggalkan semoga mendapat
kekuatan dari NYA
No comments:
Post a Comment