http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/04/24/19031166/JK.BBM.Dua.Harga.Tak.Akan.Jalan?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktswp
Saya kurang setuju juga dg 2 harga bbm, tapi saya lbh tdk setuju lagi dg alasan pak JK juga yg ber andai2 bahwa kenaikan bbm tdk berdampak besar pd rakyat miskin....justru faktanya...setiap naik bbm ..harga2 melonjak tak terkontrol
Dan yg paling terkena dampaknya pasti rakyat lapisan bawah, bagi orang kaya itu hal sepele...lha orang kaya beli baju, beli mobil, beli jam dll malah cari yg mahal demi gengsi.
Memang mengenai bbm...dipilih apa selalu hasilnya adalah maslah. Karna bbm sudah terlanjur salah kaprah menjadi "DEWA PENENTU" harga barang lainnya....Setiap bbm naik, itu spt jd sinyal buat para PEDAGANG, PENGUSAHA besar maupun kecil Untuk bisa menaikan harga produknya,
nah JK kan pengusaha..tentu sangat mudah utk pak JK...dia tinggal naikan harga produk yg dihasilkan dari perusahaannya...tapi rakyat kecil yg kebanyakan hidup jd buruh dan digaji dg nilai "sepele" tdk naik gajinya
krn bbm naik, Juga Pedagang Menengah Kecil yg sangat susah menaikan harga karena pangsa pasar produk menargetkan rakyat kebanyakan yg pasti akan mengurangi pembelian mereka terhadap produk mereka jika dinakan seenaknya, apalagi kalau bukan produk bahan pokok, yg berarti terjadi penurunan omzet.
BBM 2 harga memang ada kendala. Saya lebih tdk setuju lagi BLT untuk rakyat kecil krn tdk ada jaminan nilainya..dan kemerataannya bisa mengatasi dampak kenaikan BBM pd rakyat kecil.Usulan yg pernah saya ungkapkan sebelumnya MEMAJUKAN EKONOMI MIKRO baru menaikan bbm....perlu waktu cukup panjang.
Jadi saya cenderung setuju dg BBM 2 harga dg catatan...Utk jangka pendek...
Biarkan itu berjalan dalam jangka pendek..catat secara terperinci dampak nya thd kenaikan harga..catat secara terperinci berapa penghematan yg dihasilkan...kemudian evaluasi hasilnya.
Mengenai kendala pasti akan jadi ajang manipulasi pedagang gelap bbm untuk membeli si "4500" kemudian menjualnya jd "6000" itu artinya kriminal itu urusan aparat hukum.
Tapi usulan jangka pendek yg sering saya ungkapkan adalah tunda penarikan subsidi bbm sampai Pemilui 2014 sehingga para Caleg, Capres, Cawapres bisa beradu Pintar untuk mencari solusi tentang BBM subsidi ini.
No comments:
Post a Comment